KUNJUNGAN Pj. BUPATI KOTABARU KE TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS

penjabat bupati kotabaru bersama rombongan saat berada di depan pintu masuk taman nasional way kambas

penjabat bupati kotabaru bersama rombongan saat berada di depan pintu masuk taman nasional way kambas

Demi mengembangkan potensi Ekowisata di Kabupaten Kotabaru, Penjabaf Bupati Kotabaru bersama rombongan, kali ini mengunjungi Taman Nasional Way Kambas dan lokasi rumah sakit gajah Way Kambas, Bandar Lampung. jumat (15/01).

Dalam kesempatan itu, rombongan Pemerintah Kabupaten Kotabaru disambut langsung Dulhadi, selaku Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas.
Dipaparkan Dulhadi, ada 10 Kecamatan dan 35 desa yang termasuk di Kabupaten Lampung Timur. Di Way Kambas ada semua hewan liar, kecuali orang utan dan Way Kambas juga dikenal sebagai Taman Nasional yang bertembusan langsung dengan lingkungan pemukiman masyarakat.

Tambahnya, Salah satu icon Way Kambas adalah gajah.
Gajah gajah tersebut merupakan hasil tangkapan dari daerah Lampung Utara, Lampung Selatan, dan Lampung Tengah. Populasi ini merupakan cikal bakal keluarnya peraturan Dirjen perlindungan hutan dan pelestarian alam (PHPA). Satu isinya tentang pemanfaatan gajah jinak untuk dikelola di perusahaan kayu (HPA). untuk menampung gajah-gajah tersebut, kami mendirikan pusat latihan gajah (PLG) Way Kambas di Labuan Ratu.
Jumlah gajah di PLG Way Kambas saat ini berjumlah 66 ekor yang terdiri dari 26 ekor betina dan 40 ekor jantan.
Gajah-gajah tersebut dimanfaatkan untuk penanggulangan konflik, pelayanan pengunjung dan breeding.

Penjabat bupati yang memimpin rombongan Pemerintah Kabupaten Kotabaru mengucapkan terima kasih kepada pengelola Taman Nasional Way Kambas yang telah menyambut dengan ramah dan memberikan informasi berharga yang nantinya bisa diaplikasikan dalam pengembangan ekowisata di Kabupaten Kotabaru.

“Banyak informasi berharga yang didapat dalam kunjungan ini, sehingga nanti bisa kita pelajari dalam rangka pengembangan ekowisata di Kotabaru”. Ujar Isra.

Senada dengan itu, Adi Sutomo Kepala Kesbanglinmas Kotabaru juga mengharapkan nantinya Pemerintah Kabupaten Kotabaru mengetahui cara perawatan dan pemanfaatan hewan gajah, bila dimungkinkan permintaan gajah yang berasal dari way kambas dan kementerian kehutanan untuk menambah koleksi satwa yang ada dihutan meranti.

Comments are closed.