Apel Gabungan Pemda, Tni dan Polri se wilayah Kalimantan Selatan

img_4401
Bupati Kotabaru Sayed Jafar Alidrus, SH menghadiri acara Apel Gabungan Pemda, Tni dan Polri se wilayah Kalimantan Selatan yang bertujuan membahas sinergitas penanganan konflik sosial, di Gedung Idham Chalid kawasan Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Selasa (01/11).
Dalam apel gabungan tersebut, para peserta mendapatkan pengarahan dari Pangdam VI Mulawarman, Kapolda Kalimantan Selatan dan Gubernur Kalimantan Selatan tentang Konflik Sosial, Tren Perang Masa Kini dan Pengamanan Kamtibnas.
Secara sederhana, pengertian konflik adalah saling memukul (configere). Namun, konflik tidak hanya berwujud pada pertentangan fisik.
Secara Umum Pengertian Konflik Sosial (Pertentangan adalah) sebagai suatu proses sosial antara dua pihak atau lebih ketika pihak yang satu berusaha menyingkirkan pihak lain dengan cara menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya. Latar belakang adanya konflik adalah adanya perbedaan yang sulit ditemukan kesamaannya atau didamaikan baik itu perbedaan kepandaian, ciri fisik, pengetahuan, keyakinan, dan adat istiadat.
Bersamaan dengan itu Bupati Kotabaru Sayed Jafar menjelaskan, ada dua hal yang harus diperhatikan dalam meredam konflik sosial yakni terkait permasalahan kesejahteraan dan keamanan yang merupakan tugas pemerintah dan aparatur keamanan.
apabila daerah yang kondusif tentunya dapat meningkatkan investasi dan perekonomian  yang akan berdampak baik bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan Pembangunan.
“Kan apabila kondisi suatu daerah itu kondusif tentunya para investor akan senang berinvestasi, jadi perekonomian rakyak bisa meningkat dan kesejahteraan akan terwujud”. Tutur Sayid Jafar
Disamping itu Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto., S. I. K mengatakan selama ini indikasi potensi terjadinya Konflik sosial di Kotabaru pasti ada, namun  pihak yang terlibat konflik selalu bisa dimediasi dengan melibatkan pihak Pemerintah Daerah, TNI dan POLRI.
“Setiap ada konflik pasti semuanya bergerak dari pihak Pemerintah Daerah, TNI dan POLRI”. Tegas Suhasto
Selama ini peran Polrest Kotabaru dalam meredam Konflik Sosial melalui cara optimalisasi peran Babinkantibmas dan pos penjagaan Siskamling.
Tambahnya, Polrest Kotabaru selalu siap bersinergisitas dalam menjaga keamanan ketertiban di Kotabaru.
Suhasto juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kotabaru agar sadar hukum dan bersama sama menjaga ketertiban dan keamanan sehingga terwujud hidup yang sejahtera.
Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dalam kesempatan ini juga menyinggung tentang masalah pungli dan pengaman Pilkada Kalsel 2017 nanti.

 

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>