Tanam Perdana Padi di Kecamatan Pulau Laut Timur

dscf2255 dscf2271KOTABARU – Sebagai wujud perhatian serta kepedulian dalam rangka peningkatan dan menjaga ketahanan swasembada pangan yang mana jajaran Kodim 1004 Kotabaru melaksanakan tanam perdana padi di Kecamatan Pulau Laut Timur, terlihat sejak pukul 08.30 wita rombongan berkumpul di kantor Koramil setempat yang secara langsung dihadiri oleh Dandim 1004 Letkol ARH Samujiyo didampingi Kasdim mayor Inf Yudi Atmar bersama dengan para jajarannya. Berhadir pula secara langsung Wakil Bupati Kotabaru Ir Burhanudin serta dari perwakilan Muspika Kecamatan Pulau Laut Timur, Sabtu (05/11) kemarin.

Wakil Bupati Kotabaru dalam kesempatannya menyampaikan bahwa, kegiatan ini dalam rangka juga meningkatkan kebersamaan dan mengelola sumber daya yang ada. Pihaknya dari Pemerintah Daerah (Pemda) meminta kepada kelompok tani supaya benar-benar memanfaatkan lahan yang ada karena disadari banyak lahan yang terlantar.

“Sekarang kita harus merubah menset kita, dari daerah pertambangan kepada pertanian karena disadari sangat begitu banyak potensi yang bisa dikembangkan,” tutur Burhanudin.

Dikatakannya lebih jauh, misalnya saja di Kalsel sewaktu ia menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Kalsel kurang lebih ada sekitar 600 ribu hektar lahan dan hanya sekitar 40 ribu yang bisa tanam 2 kali, selebihnya tanam sekali dan sisanya belum bisa dimanfaatkan karena rata-rata lahan persawahan hanya mengandalkan tadah hujan.

“Kita bisa melihat daerah Jawa dan kenapa kita tidak bisa memanfaatkan lahan yang ada untuk dapat mengoptimalkan hasilnya bagi para petani didaerah Kotabaru. Tentu menjadi harapan pertanian kita lebih maju lagi, selain itu juga bisa dikembangkan peternakan sapi dan lainnya pada sekitar lahan pertanian yang ada,” harapnya.

Sementara, Dandim 1004 Letkol ARH Samujiyo mengatakan bahwa, pihaknya melaksanakan penanaman tersebut dalam rangka melaksanakan tugas negara untuk memberdayakan pertahanan termasuk didalamnya adalah ketahanan pangan.

“Juga dalam rangka mencapai target swasembada pangan yakni Pajale, yang kalau dilihat data di Kabuapaten Kotabaru sangat cocok. Setelah ini kalau ada waktu kita akan mencari sumber mata air untuk mengalirkan kepada lahan pertanian masyarakat dan bisa memanfaatkan alam sekitar dengan baik,” kata Dandim.

Disambungnya, prinsipnya adalah jangan biarkan lahan menganggur dan selain padi bisa juga tanam yang lain seperti halnya singkong yang mana untuk hasilnya sendiri dinilai sangat begitu menjanjikan hanya tinggal pengelolaannya lagi kemana arah pasarnya namun petani jangan khawatir mengenai hal itu karena untuk kebutuhan pangsa pasar di Surabaya masih bagus.

“Mari bersama-sama dengan TNI dan rakyat menerangi lahan terlantar jangan biarkan lahan menganggur,” tambahnya.

Sementara, Mantri Tani Pulau Laut Timur Dwi Megoyoso A Md saat di wawancarai mengatakan, penanaman padi dipusatkan pada lokasi kelompok tani Berkat Usaha Mandiri dengan jumlah anggotanya sebanyak 36 orang dan jenis yang ditanam yakni varietas mujibat unggul, dengan luasan lahan sekitar 32 hektar yang terletak di jalan raya Berangas kilometer 27,5, dan sebagai tahap awal akan ditanami diatas lahan 15 hektar dan sisanya akan bertahap.

“Sekarang di istilahkan musim tanam MT 1 atau awal musim tanam triwulan pertama bulan Oktober, Nopember dan Desember, tentunya diharapkan akan menjadi usaha tani berkelanjutan. Mudah-mudahan saja ini akan menjadi awal yang baik dimasa tanam perdana ini utamanya bagi kalangan masyarakat tani di Pulau Laut Timur,” ucapnya. (reza humas)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>