DPMPD Kotabaru Adakan Pembinaan Dan Penyaringan Aspirasi Masyarakat

IMG-20170405-WA0000

Dinas Pemberdayaan Mayarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Kotabaru mengadakan kegiatan pembinaan dan penyaringan aspirasi Lembaga Pemberdayaan Mayarakat (LPM) dan Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2017, di ikuti oleh seluruh kepala desa yang ada di Kabupaten Kotabaru, berlangsung di Operation Room Sekretariat Daerah Kabupaten Kotabaru, Rabu (05/04).
Kegiatan dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Kotabaru Rahadiyan Riyadi.
Rahadiyan Riyadi menyampaikan, kegiatan ini penting untuk diketahui, selain dapat memberikan informasi, masukan, juga menambah wawasan kita kedepannya dalam rangka untuk kelancaran pelaksanaan administrasi pemerintah, pembangunan, pemberdayaan masyarakat desa maupun kota.
LPM merupakan mitra dari pemerintah desa yang bertujuan menyusun perencanaan pembangunan yang partisipatif. Dengan demikian pemerintah daerah berharap agar LPM terus ditingkatkan, karena perannya cukup besar dalam memajukan dan mensukseskan suatu daerah.
Sesuai dengan program pemerintah pusat adalah nawacita, salah satunya membangun daerah pinggiran atau desa-desa tertinggal.
Rahadiyan Riyadi juga menyampaikan, adanya kenaikan dana desa, pada tahun 2016 mencapai 46 triliun, sedangkan pada tahun 2017 ini bertambah menjadi 60 triliun, dana tersebut dikucurkan oleh pemerintah pusat.
Dengan adanya kenaikan dana desa ini, diharapkan setiapkan kegiatan haruslah sesuai yang dibutuhkan dalam desa, bukan keinginan, karena kebutuhan desa merupakan keinginan masyarakat banyak.
Pada kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Seksi Sosial Dasar dan Budaya Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD)Provinsi Kalsel Siti Norbayah.
Menurut Siti Norbayah bahwa kegiatan ini untuk merubah pola pikir dan solusi perubahan cara membuat laporan, sehingga tidak terkesan asal-asalan.
Target yang harus dicapai dalam program ini adalah Seratus desa tertinggal menjadi berkembang, yang telah berkembang menjadi maju, termasuk kabupaten Kotabaru turut mengirimkan data desa tertinggal.
Dinas Sosial Dasar dan Budaya Masyarakat Provinsi Kalsel, menurunkan tenaga ahli untuk memberikan pengetahuan kesetiap desa dan perangkat desa, guna memperbaiki dan memberikan masukan terkait desa tertinggal. (Em)

Comments are closed.